Tahukah Anda, bayi menangis sebenarnya karena ia ingin berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya.
Sejalan dengan pertambahan usianya, bayi akan tetap menggunakan tangisan sebagai alat berkomunikasi. Bayi yang sehat dan normal biasanya menangis antara satu sampai tiga jam sehari. Dua pertiga aktivitas yang dilakukan oleh bayi adalah menangis dan menangis. Lewat cara inilah, si mungil ingin menyatakan perasaan dan emosinya. Jadi bukan karena ia cengeng atau hobinya menangis.
Ayo coba menjadi pembaca tangisan bayi yang andal !
1. Pelan kemudian kencang, dan pelan kembali
Tangisan seperti ini manandakan bayi lelah, bosan, atau ingin tidur. Jika tangisannya terus berlanjut hingga lebih dari beberapa menit, tepuk-tepuk saja punggungnya untuk membuatnya rileks.
2. Semakin keras dan Berirama
Tangisan ini dapat jadi penanda kalau ia merasa tidak nyaman, terutama karena lapar atau haus. Apalagi saat ibu menggendong dan menempelkan jari ke mulutnya, ada reaksi seperti mengisap. Segara berikan ASI sampai ia merasa kenyang. Tangis seperti ini juga berarti, ia ingin memberitahukan bahwa popoknya harus segera diganti.
3. Panjang dan Melengking
Tangisan seperti ini menandakan si kecil mungkin kesakitan atau takut. Untuk menenangkannya, periksalah kalau-kalau ada bagian tubuh yang sakit atau kolik. Atau, mengkin saja si kakak diam-diam mencubit adiknya karena gemas.
4. Rintihan Pelan
Tangisan seperti ini bisa menandakan si kecil sedang stress. Kadang berkaitan dengan adanya gangguan pada tubuhnya atau merasa kesepian.
Sumber : Majalah Tumbuh Kembang Januari 2008
Selasa, 21 Desember 2010
Tangisan Si Kecil Pun Punya Banyak Arti
Diposting oleh mY_bLog di 02.31 0 komentar
INISIASI MENYUSU DINI ( IMD )
Mengapa IMD penting?
1. Suhu dada ibu menyesuaikan suhu ideal yang diperlukan bayi (bisa turun 10 dan naik sampai 20 derajat Celsius)
2. Pernafasan, detak jantung, dan kulit ibu menenangkan bayi, menurunkan stress akibat kelahiran, serta meningkatkan kekebalan tubuh bayi.
3. Ketika bayi merayap dari perut ke arah payudara dan akhirnya menemukan payudaranya, bayi terpapar ‘kuman-kuman baik’ dari kulit ibu. Mulutnya yang terbuka mencari puting itulah yang menjadi media massuknya ‘kuman-kuman baik’ tadi ke dalam usus bayi.
4. Kolostrum makin cepat keluar. Kolostrum adalah cairan pertama yang mengandung begitu banyak zat kekebalan tubuh.
5. Bayi akan belajar menyusu dengan nalurinya sendiri.
Bagaimana dengan Bayi Kembar?
Bayi kembar juga memiliki hak yang sama untuk IMD, namun dengan cara bergantian. Satu bayi diletakkan di dada ibu ( bila memungkinkan yang lahir terlebih dahulu ), dan biarkan ia mengeksplorasi dada ibu dengan leluasa. Bayi yang belum mendapatkan kesempatan IMD, sebaiknya tetap kontak kulit misalnya bersama ayah kandungnya ( kangaroo care ). Ibu dan ayah tak perlu khawatir bayinya kelaparan.
Apa yang harus dilakukan agar IMD sukses ?
1. Mintalah pihak rumah sakit mengizinkan suami atau keluarga mendampingi saat ibu melahirkan.
2. Gunakan cara-cara non kimiawai dalam membantu ibu melahirkan seperti hypnobirthing, pijat atau aroma terapi.
3. Ibu dibebaskan bergerak, berjalan, dan memilih posisi yang diinginkan saat proses bersalin.
4. Mintalah bayi dikeringkan secepatnya dari sisa ketuban dan darah. Kecuali pergelangan tangan, tanpa menghilangkan lapisan lemak yang menyamankan kulit bayi.
5. Letakkanlah bayi dalam keadaan telanjang dalam posisi TENGKURAP DI DADA atau PERUT IBU langsung pada kulit. Kedua-duanya diselimuti, bila perlu bayi memakai topi.
6. Ibu harus membiarkan bayi mencari putting sendiri, tidak menjejalkan putting ke mulut bayi, dan merangsang bayi melalui sentuhan-sentuhan ringan.
7. Biarkan bayi tetap kontak kulit dengan ibu.
8. Bila ibu melahirkan melalui operasi, proses bersentuhan juga boleh dilakukan segera setelah ibu sadar dan siaga.
9. Prosedur yang invasive (misalnya, ditimbang, dibersihkan, diberi obat-obatan) harus dilakukan setelah proses menyusui dini selesai.
10. Makanana atau minuman selain ASI tak boleh diberikan pada bayi kecuali atas indikasi medis yang jelas.
Sumber : Majalah Tumbuh Kembang Januari 2008
Diposting oleh mY_bLog di 02.29 0 komentar
Golongan Darah Tentukan Pola Asuh Si Kecil
Si “O” yang Energik
Anak bergolongan darah O selalu membutuhkan sarana untuk menyalurkan energi dan emosinya. Karena itulah, amat disarankan bagi orang tua agar mengarahkan mereka dengan benar. Hal lain yang menjadi cira khas anak bergolongan darah ini karakternya sangat adaptif, optimis, perfeksionis, menerima masukan dari orang lain dan mudah diajak bernegosiasi. Mereka juga mau melakukan apa yang diminta kepada mereka, serta memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat. Anak yang bergolongan darah O juga memiliki kreativitas yang tinggi serta tidak menyukai hal-hal yang bersifat monoton, dan memiliki hasrat berprestasi tinggi. Selain itu, mereka juga amat peduli dengan apa yang dikatakan oleh orang disekitarnya. Sehingga tak heran, apa yang dikatakan orang lain bisa berdampak besar pada mereka. Sayangnya mereka amat rentan terserang stress serta senang “bermain-main” dengan resiko. Mungkin itu pula sebabnya, anak-anak bergolongan darah O memiliki kecenderungan hiperaktif, mudah marah, dan mudah mengamuk (temperament).
Si “B” yang Cuek
Anak-anak yang bergolongan darah B cenderung penurut walau kadang juga bisa liar. Selain itu, anak-anak bergolongan darah B adalah pekerja keras, ceria, keras kepala, realistis, dan sedikit cuek serta agak tidak bertanggung jawab. Kalau anak yang bergolongan darah O bisa diajarkan disiplin lewat cara yang demokratis, anak golongan darah B perlu benar-benar diberikan bimbingan. Anak yang bergolongan darah B juga lebih fleksibel namun cenderung tidak peduli pada komentar orang lain di sekitarnya dan sering meredam kemarahan. Karena itulah, anak-anak ini perlu lebih diajarkan mengenai aturan-aturan dan norma-norma yang berlaku di masyarakat. Dalam hal ini kreativitas, sebenarnya anak-anak ini cukup kreatif, tapi sangat memerlukan stimulasi dari orang tua untuk memunculkan potensinya itu.
Si “A” yang Cerewet
Anak bergolongan darah A cenderung cerewet dan melebih-lebihkan segala hal, serta berpola pikir rumit. Berbeda dengan anak bergolongan darah B, si A agak kaku dan memperhatikan hal-hal kecil secara berlebihan. Apa yang menurut orang lain mungkin tak terlalu penting, buatnya amat penting. Kelebihan dari si A adalah ia amat penyayang, cinta damai, peka, dan kreatif. Anak bergolongan darah A juga mempedulikan dirinya hingga ke hal-hal kecil dan cenderung perfeksionis. Mereka juga cepat panik dan penuh kekhawatiran, sehingga kurang bisa rileks.
Si “AB” yang Peragu
Mereka cenderung lebih tenang, terkontrol, serta rasional. Namun sisi negatifnya, mereka cenderung sulit mengambil keputusan. Walau, kelihatannya tak emosional, hatinya dipenuhi keragu-raguan. Kalaupun ia mengambil keputusan sendiri, ada kecondongan untuk manyesali keputusannya itu.
Ia juga tipikal memendam perasaan, terlihat gelisah, cenderung pasif karena takut kalau tindakan yang diambilnya keliru. Anak-anak bergolongan darah AB adalah anak yang mudah terpengaruh lingkungan. Karena itu, ia perlu dijauhkan dari pengaruh-pengaruh buruk lingkungannya.
Sumber : Majalah Tumbuh Kembang Januari 2008
Diposting oleh mY_bLog di 02.27 0 komentar
Minggu, 05 Desember 2010
rambut gimbal
Konon, rambut gimbal sudah dikenal sejak tahun 2500 SM. Sosok Tutankhamen, seorang fir’aun dari masa Mesir Kuno, digambarkan memelihara rambut gimbal. Demikian juga Dewa Shiwa dalam agama Hindu. Secara kultural, sejak beratus tahun yang lalu banyak suku asli di Afrika, Australia dan New Guinea yang dikenal dengan rambut gimbalnya. Di daerah Dieng, Wonosobo hingga kini masih tersisa adat memelihara rambut gimbal para balita sebagai ungkapan spiritualitas tradisional.Membiarkan rambut tumbuh memanjang tanpa perawatan, sehingga akhirnya saling membelit membentuk gimbal, memang telah menjadi bagian praktek gerakan-gerakan spiritualitas di kebudayaan Barat maupun Timur. Kaum Nazarit di Barat, dan para penganut Yogi, Gyani dan Tapasvi dari segala sekte di India, memiliki rambut gimbal yang dimaksudkan sebagai pengingkaran pada penampilan fisik yang fana, menjadi bagian dari jalan spiritual yang mereka tempuh. Selain itu ada kepercayaan bahwa rambut gimbal membantu meningkatkan daya tahan tubuh, kekuatan mental-spiritual dan supernatural. Keyakinan tersebut dilatari kepercayaan bahwa energi mental dan spiritual manusia keluar melalui ubun-ubun dan rambut, sehingga ketika rambut terkunci belitan maka energi itu akan tertahan dalam tubuh.
Seiring dimulainya masa industrial pada abad ke-19, rambut gimbal mulai sulit diketemukan di daerah Barat. Sampai ketika pada tahun 1914 Marcus Garvey memperkenalkan gerakan religi dan penyadaran identitas kulit hitam lewat UNIA, aspek spiritualitas rambut gimbal dalam agama Hindu dan kaum tribal Afrika diadopsi oleh pengikut gerakan ini. Mereka menyebut diri sebagai kaum “Dread” untuk menyatakan bahwa mereka memiliki rasa gentar dan hormat (dread) pada Tuhan. Rambut gimbal para Dread iniah yang memunculkan istilah dreadlocks—tatanan rambut para Dread. Saat Rastafarianisme menjadi religi yang dikukuhi kelompok ini pada tahun 1930-an, dreadlocks juga menjelma menjadi simbolisasi sosial Rasta (pengikut ajaran Rastafari).
Perawatan rambut gimbal
Rambut gimbal dibuat dengan cara menggumpalkan atau mengusutkan rambut, sebelum kemudian dikunci. Akan tetapi, meskipun terkesan kusut dan berantakan, bukan berarti gaya rambut yang dipopulerkan oleh sejumlah artis seperti Bob Marley, Zack De La Rocha, hingga Mbah Surip ini tidak memerlukan perhatian. Seseorang yang berambut gimbal justru harus punya ekstra waktu dan juga finansial untuk memelihara rambut agar tetap tumbuh sehat.
Berikut ini adalah beberapa langkah perawatan bagi mereka yang memiliki rambut gimbal:
1. Para pakar rambut menyarankan untuk tidak membasahi rambut dalam jangka waktu empat hingga enam minggu setelah proses penggimbalan. Dalam kurun waktu tersebut, bisa dipastikan kulit kepala akan terasa gatal dan sangat kotor karena debu dan minyak yang berasal dari kulit kepala.
Nah, untuk membersihkan kulit kepala yang gatal, pilih produk perawatan kulit yang tidak menyumbat pori atau menyebabkan penumpukan seperti anti-itch scalp oil dan organic root stimulator herbal cleanser. Tuangkan kedua produk tersebut masing-masing sebanyak satu tetes pada sehelai kapas, dan oleskan sedikit demi sedikit ke kulit kepala.
2. Pada masa-masa awal, minta bantuan profesional untuk membantu merawat rambut gimbal Anda. Mereka dapat memperlihatkan bagaimana cara menjaga rambut terlihat rapi dan terawat.
3. Untuk mencegah rambut gimbal terlihat kusam, jauhi produk-produk yang mengandung kadar minyak tinggi seperti petroleum jelly dan petrolaum. Produk-produk tersebut bisa menyebabkan penumpukan dan menyisakan residu yang dapat merusak gimbal.
4. Jangan pula menggunakan lilin (wax)--meskipun ada pula yang berargumen sebaliknya. Dalam banyak kasus, penggunaan lilin dapat menyebabkab penumpukan di sela-sela rambut dan meninggalkan residu lengket seiring berlalunya waktu.
Sebagai alternatif, gunakan produk yang memiliki kandungan minyak yang hampir mirip dengan minyak alami rambut, seperti minyak patchouli atau essential oils seperti tea tree oil, rosemary oil, atau jojoba oil. Tea tree oil sebenarnya merupakan pilihan yang paling tepat karena dapat menghilangkan rasa gatal pada kulit kepala.
5. Untuk menjaga gimbal agar tidak rusak, gunakan penutup kepala longgar yang terbuat dari satin atau sutra ketika tidur. Bahan polyester juga pilihan yang baik karena membiarkan rambut bernafas meskipun ditutupi. Jika tidak mau menggunakan tutup kepala, gunakan sarung bantal yang terbuat dari satin atau sutra.
6. Jika gimbal sudah jadi, beberapa pakar rambut menyarankan untuk melakukan keramas setiap dua sampai tiga minggu sekali. Akan tetapi, frekuensi ini masih dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda. Keramas rambut secara hati-hati dan lembut. Ketika membasuh kulit kepala, pijat secara lembut menggunakan ujung-ujung jari dan jaga agar gimbal tidak kusut.
7. Gunakan shampoo yang mampu menjaga kelembapan alami serta menjaga derajat keasaman rambut. Untuk conditioner, beberapa orang memilih untuk tidak menggunakannya karena khawatir akan mengendurkan gimbal dan membuat rambut terlampau lembut. (sumber: MI/sab)
Diposting oleh mY_bLog di 05.08 0 komentar
terong belanda
Terung belanda atau terong belanda adalah jenis tanaman anggota keluarga terung-terungan (Solanaceae) yang mulai di kembangkan di Bogor Jawa Barat sejak tahun 1941. Di Indonesia terung ini mungkin pertama kali dibawa dan dikembangkan di Indonesia oleh orang Belanda pada waktu itu sehingga dikenal dengan nama terung belanda, padahal buah tersebut berasal dari daerah Amazon di Amerika Latin.
Terung belanda memiliki ciri-ciri bau seperti lembu kutub, panjang tangkai daunnya mencapai 7-10 cm. Bunga terung belanda berada dalam rangkaian kecil di ketiak daun, dekat ujung cabang, berwarna merah jambu sampai biru muda, harum, berdiameter kira-kira 1 cm.
Buah terung belanda ini dimanfaatkan dengan cara dimakan sebagai buah segar, untuk bumbu masak, sayuran dan minuman.Terung belanda mengandung provitamin A yang baik untuk kesehatan mata dan vitamin C untuk mengobati sariawan, panas dalam dan meningkatkan daya tahan tubuh. Terung Belanda mengandung antosianin yang termasuk kedalam golongan flavonoid yang merupakan salah satu jenis antioksidan, serat yang tinggi di dalam buahnya bermanfaat untuk mencegah kanker dan sembelit.
sumber : wikipedia
Diposting oleh mY_bLog di 04.53 0 komentar
cikungunya
Meski sama-sama disebabkan nyamuk aedes aegypti, penyakit cikungunya berbeda dengan demam berdarah. Namun
penyakit ini sama-sama mewabah di akhir musim hujan. Penyakit cikungunya sendiri gejalanya mirip dengan flu, tetapi
tidak disertai batuk filek.
Menurut dr. Hengky Indradjaja, penyakit demam berdarah lebih mematikan daripada penyakit cikungunya. Namun
wabahnya cepat menyebar. Ia sendiri disebabkan virus yang disebut alphavirus, yang masuk kedalam tubuh manusia
melalui gigitan nyamuk aedes aegypti.
Dijelaskan, cikungunya disebabkan virus grup A, antrophod borne viruses, famili togaviridae. "Sementara itu, demam
berdarah dengue (DBD) disebabkan oleh virus grup B antrophod borne viruses".
Virus ini sendiri berasal dari Etiopia, Afrika. Mulai menyebar di Asia Tenggara pertengahan abad ke-19. Pada suhu
tertentu, telur nyamuk dapat bertahan hingga berbulan-bulan. Namun, dalam kondisi normal, perkembangan telur
menjadi nyamuk butuh waktu sembilan hari. Setiap habis mengisap darah, nyamuk betina bertelur. Sehari kemudian,
nyamuk itu kembali mengisap darah dan kembali bertelur. Demikian seterusnya hingga nyamuk itu berusia sekitar 10
hari.
Nyamuk ini juga biasanya mengigit pada siang hari, di dalam rumah dan menyukai tempat yang agak gelap. Pada
malam hari mereka beristirhat pada benda-benda yang menggantung. Tempat bertelur yang paling disukai adalah
dinding bagian dalam, tempat-tempat berisi air, serta pada permukaan jernih yang terlindung sinar matahari. Karena itu,
bak penampungan air di dalam rumah menjadi pilihannya.
Gejala Demam Chikungunya mirip dengan Demam Berdarah Dengue yaitu Demam yang tinggi, menggigil, sakit kepala, mual, muntah, sakit perut, nyeri sendi dan otot serta bintik-bintik merah pada kulit terutama badan dan lengan. Bedanya dengan demam berdarah dengue, pada chikungunya tidak ada perdarahan hebat, renjatan ( Schok ) maupun kematian. Masa inkubasi dari demam Chikungunya dua sampai empat hari. Manifestasi penyakit berlangsung tiga sampai 10 hari . Virus ini termasuk ? Self Limiting Disease ? alias hilang dengan sendirinya. Namun rasa nyeri masih tertinggal dalam hitungan minggu sampai bulan. Tak ada vaksin maupun obat khusus untuk Chikungunya. ?Cukup minum obat penurun panas dan penghilang rasa sakit yang bisa dibeli di warung, yang penting cukup istirahat, minum dan makanan bergizi ?,
Gejala yang mengejutkan dari penyakit ini adalah demam tinggi yang datang tiba-tiba. Masa demam bervariasi, berkisar
tiga sampai lima hari, tergantung pada kondisi tubuh. Penularan paling potensial terjadi saat penderita mengalami
demam. Banyak penderita yang juga merasa mual atau muntah-muntah. Bahkan ada yang mengalami pembesaran
kelenjar getah bening di leher. Pada anak-anak, gejalanya lebih ringan dan tidak menampakkan gejala khas.
Sumber : Jambi Independent (Siti Masnidar)
Diposting oleh mY_bLog di 04.30 0 komentar
Kamis, 11 November 2010
etika bisnis
Salah satu norma umum yang berlaku dalam masyarakat adalah norma moral, yaitu aturan mengenai sikap, perilaku dan tindakan manusia sebaai yang yang berkehidupan bermasyarakat. Norma moral, atau yang sering disebut moralitas dapat didefinisikan sebagai standar yang dimiliki seseorang atau individu ataupun kelompok tentang apa yang benar dan apa yang salah, tentang apa yang baik dan apa yang jahat (Satyanugraha, 2003). Norma moral menjadi standar bagi orang lain atau masyarakat untuk menentukan baik buruknya perilaku dan tindakan seseorang, serta benar salah perilaku orang tersebut dalam kehidupan bermasyarakat.
Hakekat standar moral :
1. Standar moral berkaitan dengan persoalan yang kita anggap akan merugikan secara serius atau benar-benar akan menguntungkan manusia.
2. Standar moral tidak dapat ditetapkan atau diubah oleh keputusan dewan otoritatif
tertentu.
3. Standar moral harus lebih diutamakan daripada nilai lain termasuk (khususnya)
kepentingan diri.
4. Standar moral berdasarkan pada pertimbangan yang tidak memihak.
5. Standar moral diasosiasikan dengan emosi tertentu dan kosa kata tertentu.
Moral lahir dari orang yang memiliki dan mengetahui ajaran agama dan budaya. Agama telah mengatur seseorang dalam melakukan hubungan dengan orang sehingga dapat dinyatakan bahwa orang yang mendasarkan bisnisnya pada agama akan memiliki moral yang terpuji dalam melakukan bisnis (Ritha F. Dalimunthe, 2004).
Berdasarkan hal tersebut, sebenarnya moral dalam berbisnis tidak akan bisa ditentukan dalam bentuk suatu peraturan (rule) yang diterapkan oleh pihak-pihak tertentu. Moral harus tumbuh dari diri seseorang dengan pengetahuan ajaran agama yang dianut budaya dan dimiliki harus mampu diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.
Apabila moral merupakan sesuatu yang mendorong orang untuk melakukan kebaikan etika bertindak sebagai rambu-rambu (sign) yang merupakan kesepakatan secara sukarela dari semua anggota suatu kelompok. Dunia bisnis yang bermoral akan mampu mengembangkan etika (patokan/ rambu-rambu) yang menjamin kegiatan bisnis yang seimbang, selaras dan serasi.
Penerapan moral dalam dunia bisnis :
Agar beruntung, masing-masing perusahaan harus memproduksi hanya apa yang diinginkan oleh anggota masyarakat dan harus melakukannya dengan cara yang paling efisien yang tersedia. Anggota masyarakat akan sangat beruntung jika manajer tidak memaksakan nilai-nilai pada bisnis, namun mengabdikan dirinya pada pencarian keuntungan yang berfokus.
Etika bisnis atau profesional harusmempertimbangkan” dan ”dalam peristiwa apapun dinyatakan bahwa agen mempunyai kewajiban untuk tidak melaksanakan tindakan yang ilegal atau tidak etis”. Dengan demikian, kewajiban manajer untuk mengabdi kepada majikannya, dibatasi oleh batasan-batasan moralitas.
Kapankah secara moral seseorang bertanggung jawab atau disalahkan, karena melakukan kesalahan? Seseorang secara moral bertanggung jawab atas tindakannya dan efek-efek merugikan yang telah diketahui ;
a. Yang dilakukan atau dilaksanakan seseorang dengan sengaja dan secara bebas
b. Yang gagal dilakukan atau dicegah dan yang secara moral keliru karena orang itu dengan sengaja atau secara bebas gagal melaksanakan atau mencegahnya.
Ada kesepakatan umum, bahwa ada dua kondisi yang sepenuhnya menghilangkan tanggung jawab moral seseorang karena menyebabkan kerugian ;
1. Ketidaktahuan
2. Ketidakmampuan
Keduanya disebut kondisi yang memaafkan karena sepenuhnya memaafkan orang dari tanggung jawab terhadap sesuatu. Jika seseorang tidak mengetahui, atau tidak dapat menghindari apa yang dia lakukan, kemudian orang itu tidak berbuat secara sadar, ia bebas dan tidak dapat dipersalahkan atas tindakannya. Namun, ketidaktahuan dan ketidakmampuan tidak selalu memaafkan seseorang, salah satu pengecualiannya adalah ketika seseorang mungkin secara sengaja, membiarkan dirinya tidak mau mengetahui persoalan tertentu.
Ketidakmampuan bisa jadi merupakan akibat lingkungan internal dan eksternal yang menyebabkan seseorang tidak dapat melakukan sesuatu atau tidak dapat menahan melakukan sesuatu. Seseorang mungkin kekurangan kekuasaan, keahlian, kesempatan atau sumber daya yang mencukupi untuk bertindak. Seseorang mungkin secara fisik terhalang atau tidak dapat bertindak, atau pikiran orang secara psikologis cacat sehingga mencegahnya mengendalikan tindakannya. Ketidakmampuan mengurangi tanggung jawab karena seseorang tidak mempunyai tanggung jawab untuk melakukan (atau melarang melakukan) sesuatu yang tidak dapat dia kendalikan. Sejauh lingkungan menyebabkan seseorang tidak dapat mengendalikan tindakannya atau mencegah kerugian tertentu, adalah keliru menyalahkan orang itu.
Dalam menciptakan etika bisnis, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain adalah:
1. Pengendalian diri
Artinya pelaku-pelaku bisnis dan pihak yang terkait mampu mengendalikan diri mereka masing-masing untuk tidak memperoleh apapun dari siapapun dan dalam bentuk apapun. Disamping itu, pelaku bisnis sendiri tidak mendapatkan keuntungan dengan jalan main curang dan menekan pihak lain dan menggunakan keuntungan tersebut walaupun keuntungan itu merupakan hak bagi pelaku bisnis, tetapi penggunaannya juga harus memperhatikan kondisi masyarakat sekitarnya. Inilah etika bisnis yang “etis”.
2. Pengembangan tanggung jawab sosial (social responsibility)
Pelaku bisnis di sini dituntut untuk peduli dengan keadaan masyarakat, bukan hanya bentuk “uang” dengan jalan memberikan sumbangan, melainkan lebih kompleks lagi. Artinya sebagai contoh kesempatan yang dimiliki oleh pelaku bisnis untuk menjual pada tingkat harga yang tinggi sewaktu terjadinya excess demand harus menjadi perhatian dan kepedulian bagi pelaku bisnis dengan tidak memanfaatkan kesempatan ini untuk meraup keuntungan yang berlipat ganda. Jadi, dalam keadaan excess demand pelaku bisnis harus mampu mengembangkan dan memanifestasikan sikap tanggung jawab terhadap masyarakat sekitarnya.
3. Mempertahankan jati diri dan tidak mudah untuk terombang-ambing oleh pesatnya perkembangan informasi dan teknologi.
Bukan berarti etika bisnis anti perkembangan informasi dan teknologi, tetapi informasi dan teknologi itu harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kepedulian bagi golongan yang lemah dan tidak kehilangan budaya yang dimiliki akibat adanya tranformasi informasi dan teknologi.
4. Menciptakan persaingan yang sehat
Persaingan dalam dunia bisnis perlu untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas, tetapi persaingan tersebut tidak mematikan yang lemah, dan sebaliknya, harus terdapat jalinan yang erat antara pelaku bisnis besar dan golongan menengah ke bawah, sehingga dengan perkembangannya perusahaan besar mampu memberikan spread effect terhadap perkembangan sekitarnya. Untuk itu dalam menciptakan persaingan perlu ada kekuatan-kekuatan yang seimbang dalam dunia bisnis tersebut.
5. Menerapkan konsep “pembangunan berkelanjutan”
Dunia bisnis seharusnya tidak memikirkan keuntungan hanya pada saat sekarang, tetapi perlu memikirkan bagaimana dengan keadaan di masa mendatang. Berdasarkan ini jelas pelaku bisnis dituntut tidak meng-“ekspoitasi” lingkungan dan keadaan saat sekarang semaksimal mungkin tanpa mempertimbangkan lingkungan dan keadaan di masa datang walaupun saat sekarang merupakan kesempatan untuk memperoleh keuntungan besar.
6. Menghindari sifat 5K (Katabelece, Kongkalikong, Koneksi, Kolusi dan Komisi)
Jika pelaku bisnis sudah mampu menghindari sikap seperti ini, kita yakin tidak akan terjadi lagi apa yang dinamakan dengan korupsi, manipulasi dan segala bentuk permainan curang dalam dunia bisnis ataupun berbagai kasus yang mencemarkan nama bangsa dan negara.
7. Mampu menyatakan yang benar itu benar
Artinya kalau pelaku bisnis itu memang tidak wajar untuk menerima kredit (sebagai contoh) karena persyaratan tidak bisa dipenuhi, jangan menggunakan “katabelece” dari “koneksi” serta melakukan “kongkalikong” dengan data yang salah. Juga jangan memaksakan diri untuk mengadakan “kolusi” serta memberikan “komisi” kepada pihak yang terkait.
8. Menumbuhkan sikap saling percaya antara golongan pengusaha kuat dan golongan pengusaha ke bawah
Untuk menciptakan kondisi bisnis yang “kondusif” harus ada saling percaya (trust) antara golongan pengusaha kuat dengan golongan pengusaha lemah agar pengusaha lemah mampu berkembang bersama dengan pengusaha lainnya yang sudah besar dan mapan. Yang selama ini kepercayaan itu hanya ada antara pihak golongan kuat, saat sekarang sudah waktunya memberikan kesempatan kepada pihak menengah untuk berkembang dan berkiprah dalam dunia bisnis.
9. Konsekuen dan konsisten dengan aturan main yang telah disepakati bersama
Semua konsep etika bisnis yang telah ditentukan tidak akan dapat terlaksana apabila setiap orang tidak mau konsekuen dan konsisten dengan etika tersebut. Mengapa? Seandainya semua ketika bisnis telah disepakati, sementara ada “oknum”, baik pengusaha sendiri maupun pihak yang lain mencoba untuk melakukan “kecurangan” demi kepentingan pribadi, jelas semua konsep etika bisnis itu akan “gugur” satu demi satu.
10. Menumbuhkembangkan kesadaran dan rasa memiliki terhadap apa yang telah disepakati
Jika etika ini telah memiliki oleh semua pihak, jelas semua memberikan suatu ketentraman dan kenyamanan dalam berbisnis
11. Perlu adanya sebagian etika bisnis yang dituangkan dalam suatu hukum positif yang berupa peraturan perundang-undangan
Hal ini untuk menjamin kepastian hukum dari etika bisnis tersebut, seperti “proteksi” terhadap pengusaha lemah.
Contoh penerapannya :
- Salah satu contoh yang selanjutnya menjadi masalah bagi pemerintah dan dunia usaha adalah masih adanya pelanggaran terhadap upah buruh. Hal lni menyebabkan beberapa produk nasional terkena batasan di pasar internasional.
- Produk-produk hasil hutan yang mendapat protes keras karena pengusaha Indonesia dinilai tidak memperhatikan kelangsungan sumber alam yang sangat berharga.
- Penawarandan pengakuan (testimoni) fiktif,bentuk penawaran yang dilakukan oleh penjual seolah barang dagangannya ditawar banyak pembeli, atau seorang artis yang memberikan testimoni keunggulan suatu produk padahal ia sendiri tidak mengkonsumsinya.
- Iklan yang tidak sesuai dengan kenyataan, berbagai iklan yang sering kita saksikan di media televisi,atau dipajang di media cetak, media indoor maupun outdoor, atau kita dengarkan lewat radio seringkali memberikan keterangan palsu.
- Eksploitasi wanita, produk-produk seperti, kosmetika, perawatantubuh, maupun produk lainnya seringkali melakukan eksploitasi tubuh wanita agar iklannya dianggap menarik. Atau dalam suatu pameran banyak perusahaan yang menggunakan wanita berpakaian minim menjadi penjaga stand pameran produk mereka dan menugaskan wanita tersebut merayu pembeli agar melakukan pembelian terhadap produk mereka.
4 kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dalam sebuah profesi :
• Kredibilitas. Masyarakat membutuhkan kredibilitas informasi dan system informasi.
• Profesionalisme. Diperlukan individu yang dengan jelas dapat diidentifikasikan oleh pemakai jasa Akuntan sebagai profesional di bidang akuntansi.
• Kualitas Jasa. Terdapatnya keyakinan bahwa semua jasa yang diperoleh dari akuntan diberikan dengan standar kinerja tertinggi.
• Kepercayaan. Pemakai jasa akuntan harus dapat merasa yakin bahwa terdapat kerangka etika profesional yang melandasi pemberian jasa oleh akuntan.
Diposting oleh mY_bLog di 05.47 0 komentar
